Jakarta - Greenpeace Asia Tenggara bersama Green Radio mengadakan acara 72 jam siaran radio nonstop, membahas lingkungan perkotaan. Memecahkan rekor nasional, dan diharapkan bisa memicu kesadaran masyarakat untuk lebih sadar melestarikan lingkungan.
Contry Representative Greenpeace Asia Tenggara, Nur Hidayati, mengatakan bahwa untuk lebih memaksimalkan aksi penyelamatan lingkungan, Greenpeace tidak akan bisa bekerja sendiri secara organisasi, tetapi juga harus dibantu oleh masyarakat luas.
“Penyelamatan lingkungan ini harus dibantu oleh segenap masyarakat. Karena itu bersama-sama dengan Green Radio, kami ingin menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan kepada masyarakat dan pemerintah," Nur Hidayati di sela-sela konprensi pers acara 72 Jam Siaran Nonstop Untuk Penyelamatan Lingkungan di Jakarta (18/11/2010).
Selain untuk kampanye penyelamatan lingkungan, acara yang rencananya akan diadakan di Taman Menteng Jakarta Pusat ini pada 25-28 November 2010 ini, juga untuk memecahkan rekor siaran paling lama. Pada acara ini akan diadakan pameran foto, pemutaran film dan juga akan dimeriahkan oleh para musisi seperti Bangku Taman, The Upstairs dan The Gank.
Pada kesempatan yang sama, Station Manager Green Radio, Nita Roshita menyatakan bahwa acara 72 jam nonstop ini akan menitik beratkan pada masyarakat perkotaan untuk menyuarakan penyelamatan lingkungan, khususnya polusi, kemacetan dan banjir.Salah satu supporter Greenpeace di Indonesia, Riyanni Djangkaru, mengatakan bahwa masyarakat di daerah lebih peduli akan kerusakan lingkungan. Sebab, masyarakat di daerah merasakan langsung dampak dari kerusakan lingkungan tersebut. Namun, ia juga tidak menyangkal, bahwa masyarakat perkotaan seperti Jakarta juga banyak yang peduli akan lingkungan.
"Saya sering melakukan perjalanan ke daerah-daerah, jika berbicara isu lingkungan memang masyarakat di daerah lebih peduli, karena mereka terkena dampak langsung dari berbagai perusakan lingkungan. Tetapi masyarakat di kota besar seperti Jakarta ini juga tidak sedikit yang peduli dan ingin berpartisipasi dengan penyelamatan lingkungan." Jelas Riyani.
Adapun para musisi yang akan memeriahkan acara ini juga mengaku sangat senang bisa terlibat dalam acara yang akan diadakan oleh Greenpeace dan Green Radio ini. Bahkan, Wahyu dari Bangku Taman mengatakan, bahwa ia selalu menunggu kesempatan yang seperti ini.
“Karena kami (Bangku Taman) lewat musik mengangkat masalah sosial, termasuk lingkungan. Sebab, masalah penyelamatan lingkungan harus ada yang terus mengingatkan baik Greenpeace, musisi atau pihak lain,"ujar Wahyu.
Ungkapan serupa juga dinyatakan oleh The Upstairs dan The Gank. Bahkan mereka akan mengajak fans mereka untuk lebih peduli dengan isu lingkungan.(teddy setiawan)
Related Article :
Articles
Sorry, articles still empty...
Sorry, articles still empty...

have 0 comments 
