Society of Indonesian Environmental Journalist : SIEJ : Logo
Society of Indonesian Environmental Journalist : SIEJ : Title
 
 
Issues

 
 
1. Vegetasi Penyeimbang Energi Dan Sumber Hidup

 

Pengertian vegetasi adalah tanaman hidup yang menutupi suatu wilayah, lebih luas dari flora yang merujuk pada komposisi spesies. Vegetasi lebih mendekati ke komunitas tanaman namun seringkali untuk skala yang lebih luas. Hutan bakau, tanaman di gurun, rumput di pinggir jalan, ladang gandum adalah contoh vegetasi.

 

Vegetasi memegang peran penting dalam biosfir. Pertama, karena berperan mengatur aliran sejumlah siklus biokimia seperti air, karbon dan nitrogen yang berperan penting sebagai penyeimbang energi secara lokal dan global. Kedua, vegetasi mempengaruhi karakteristik tanah seperti volume, kandungan kimia dan struktur yang menentukan karakteristik tumbuhan termasuk produktifitas dan strukturnya. Ketiga, vegetasi adalah sumber hidup sejumlah habitat hewan liar. Keempat dan merupakan fungsi terpenting bahkan untuk vegetasi alga sekali pun adalah menjalankan fungsi sebagai penyedia oksigen.

 

Ada beberapa pendekatan berbeda dalam mengklasifikasikan vegetasi dari pakar ekologi Eropa dan Amerika Serikat.  Beberapa diantaranya berdasarkan kombinasi dari iklim, pola tumbuh dan spesies dominan. Standar yang digunakan Amerika Serikat, awalnya dikembangkan oleh UNESCO dan The Nature Conservacy, mengklasifikasikan vegetasi dunia menjadi 12. Yakni vegetasi mediterania, hutan monsoon, gurun, xeric, kering, semi gurun, rumput savana, pohon savana, hutan subtropikal kering, hutan hujan tropik, tundra alpin dan hutan pegunungan.

 

Ilmu vegetasi dipelajari jauh sebelum abad ke-18 namun yang terdokumentasi dengan baik dimulai oleh ahli biologi Alexander von Humboldt yang mengumpulkan lebih dari 60 ribu spesimen dari lima tahun perjalanannya ke Amerika Latin dan Selatan antara 1799 hingga 1804. Gambaran Humboldt mengenai vegetasi lebih mendekati fisiogonmik daripada taksonomi.

 

Pada akhir abad 19, pakar bologi dari Polandia Jozef Paczoski dan dari Rusia Leonty Ramensky memperkenalkan hampir semua topik vegetasi yang dikenal saat ini. Termasuk analisa komunitas tanaman, suksesi, ekopsiologi dan fungsi ekologi. Namun karena faktor bahasa, pekerjaan keduanya baru dikenal dunia pada abad ke-20.

 

Saat ini penelitian mengenai vegetasi lebih berpusat pada fungsi ekologi dan sedikit mengenai taksonomi atau penamaan tumbuhan. Dalam 30 tahun terakhir topik vegetasi lebih mengarah ke model lokal, regional dan global yang merespon perubahan iklim. (Entin Supriati, berbagai sumber).



 
2. Ventilasi Penentu Kualitas Udara Dan Kelembaban Ruangan

 

Dalam pengertian umum ventilasi adalah pergerakan udara dari luar bangunan ke dalam. Agar pengertian tidak rancu, pengertian ini berbeda dengan peralatan pembakar yang menggunakan udara seperti pemanas air, perapian dan tungku kayu. Sistem pembuangan udaranya dinamakan exhausts. Hasil pembakaran dibuang keluar agar tidak meracuni penghuni bangunan. Sementara pergerakan udara dalam ruangan dinamakan transfer udara.

 

Ventilasi udara diperkenakan untuk menjaga kualitas dalam ruangan. Ini menjadi penting untuk menghilangkana bau manusia atau binatang yang menghuni bangunan dan membatasi konsentrasi karbondioksida serta polutan seperti debu, asap dan komponen organik halus. Ventilasi udara seringkali didesain untuk menjaga temperatur dan kelembabab ruangan.

 

Bangunan yang digunakan untuk keperluan komersial, industri, perkantoran dan pesawat udara modern, sirkulasi udaranya ditangani unit tersendiri. Suplai udara biasanya dikelola oleh sistem penyaringan internal biasanya berada di bagian gedung yang mempunyai penyedot udara seperti dapur atau kamar mandi.

 

Ventilasi udara yang baik menjadi amat penting ketika suhu menjadi panas dan iklim yang lembab. Setiap satu kubik kaki udara yang masuk ke ruangan membawa satu pon air setiap menitnya, berlangsung sepanjang hari. Sehingga udara dalam ruangan menjadi lembab menjadi penyebab utama tumbuh jamur di perabotan. (Entin Supriati, berbagai sumber).




  • Sorry, articles still empty...

  • Sorry, articles still empty...