<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
		<rss version="2.0">
		  <channel>
				<title>SIEJ - Articles</title>
				<link>http://www.siej.or.id</link>
				<description/>
				<language>en-id</language>
				<copyright>http://www.siej.or.id</copyright>
				<generator>N/A</generator>
				<webMaster>sander@mopedo.com</webMaster>
				<lastBuildDate>Mon, 20 May 2013 17:29:10 +0800</lastBuildDate>
				<ttl>20</ttl>
									
									<item>
									  <title>Anggota DPR: </title>
									  <link>http://siej.or.id/?w=article&amp;nid=450</link>
									  <description>Satgas REDD+ dan Kementerian Kehutanan Berebut Kewenangan Mengelola Program REDD. Dilebur saja atau diperkuat? Kenapa Agus Purnomo keluar dari Satgas? 
</description>
									  <author>adiggm@yahoo.com (adi)</author>
									  <pubDate>2013-02-21 14:48:00</pubDate>
									 
									</item>

								
									
									<item>
									  <title>Biodiversitas Indonesia Butuh Protokol Nagoya</title>
									  <link>http://siej.or.id/?w=article&amp;nid=449</link>
									  <description>SIEJ-Jakarta, Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi kedua di seluruh dunia. Sumber Daya Genetik yang berasal dari Nusantara ini sangat potensial tidak saja untuk negara kita sendiri tapi juga untuk negara-negara maju.
</description>
									  <author>adiggm@yahoo.com (adi)</author>
									  <pubDate>2013-02-06 17:32:00</pubDate>
									 
									</item>

								
									
									<item>
									  <title>Tanah Petani Jambi Kembali  di Bulan Februari</title>
									  <link>http://siej.or.id/?w=article&amp;nid=448</link>
									  <description>SIEJ-Jakarta, Ratusan petani dari Jambi yang berkemah di depan Kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan demonstrasi di depan Istana Negara untuk menuntut pengembalian tanah adat mereka di  Dusun Kunangan Jaya II, Dusun Mekar Jaya, dan Dusun Warga Suku Anak Dalam, Provinsi Jambi. Menurut janji Staf Ahli Presiden persoalan sengketa tanah ini akan selesai Awal Februari 2013.
</description>
									  <author>adiggm@yahoo.com (adi)</author>
									  <pubDate>2013-01-25 15:15:00</pubDate>
									 
									</item>

								
									
									<item>
									  <title>Utara Jakarta Semakin Tenggelam</title>
									  <link>http://siej.or.id/?w=article&amp;nid=447</link>
									  <description>Daerah Pluit, Muara Baru, Teluk Gong dan sejumlah daerah di Jakarta Utara lainnya terendam banjir hingga kepala orang dewasa. Disini, bukan hanya hujan yang turun berhari-hari yang menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal tapi juga karena banjir rob, banjir yang jadi langganan daerah di pesisir pantai.
</description>
									  <author>adiggm@yahoo.com (adi)</author>
									  <pubDate>2013-01-25 15:03:00</pubDate>
									 
									</item>

								
									
									<item>
									  <title>Hutan Tak Habis Karena SLVK Gratis</title>
									  <link>http://siej.or.id/?w=article&amp;nid=446</link>
									  <description>SIEJ-Jakarta.   Kementrian Kehutanan pada tahun 2013 akan menjalankan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu-SVLK, bersama lembaga donor akan memberikan pendampingan dan sertifikasi legalitas kayu secara gratis bukan hanya untuk pemegang hutan hak, tetapi juga industri kecil menengah, industri rumah tangga. Syarat untuk pembebasan biaya ini antara lain adalah pendampingan legalitas kayu secara berkelompok.
</description>
									  <author>adiggm@yahoo.com (adi)</author>
									  <pubDate>2013-01-23 12:15:00</pubDate>
									 
									</item>

								
									
									<item>
									  <title>Ribuan Petani  Masuk Jakarta Demi UU Agraria</title>
									  <link>http://siej.or.id/?w=article&amp;nid=445</link>
									  <description>SIEJ &ndash;Jakarta, Banyaknya pengusiran petani demi investor dan pengambilan lahan secara sepihak menggerakkan 18.000 petani dari berbagai daerah di Indonesia menyambangi Kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Selasa sore (22/1).
</description>
									  <author>adiggm@yahoo.com (adi)</author>
									  <pubDate>2013-01-22 09:10:00</pubDate>
									 
									</item>

								
									
									<item>
									  <title>Di Jakarta Air Jadi Lawan</title>
									  <link>http://siej.or.id/?w=article&amp;nid=444</link>
									  <description>SIEJ-Jakarta. Hujan terus menerus menjadi banjir besar  di Ibukota. Kota yang pernah disebut Paris dari Timur ini, setiap lima tahun menjadi kolam besar. Dan korban berjatuhan.
</description>
									  <author>adiggm@yahoo.com (adi)</author>
									  <pubDate>2013-01-19 16:25:00</pubDate>
									 
									</item>

								
									
									<item>
									  <title> Ekosistem Leuser Alami Ancaman Serius</title>
									  <link>http://siej.or.id/?w=article&amp;nid=443</link>
									  <description>Para pemburu mengancam badak dan membunuh 10 ekor harimau di Kawasan Ekosistem Leuser. Komitmen Pemerintah Aceh terhadap pelestarian Leuser dianggap menurun
</description>
									  <author>adiggm@yahoo.com (adi)</author>
									  <pubDate>2013-01-16 14:32:00</pubDate>
									 
									</item>

								
									
									<item>
									  <title>Pohon Terang Bersinar dari Daur Ulang</title>
									  <link>http://siej.or.id/?w=article&amp;nid=442</link>
									  <description>SIEJ-Jakarta, Isu lingkungan yang kian menghangat juga sampai terbawa pada suasana Natal kali ini. Mal, hotel, dan rumah sakit berlomba-lomba berkreasi dengan hiasan natal untuk menarik pengunjung. Yang unik adalah kehadiran pohon terang atau pohon Natal yang terbuat dari bahan daur ulang. Salah satu yang menarik terletak di The Sultan Hotel Jakarta.
</description>
									  <author>adiggm@yahoo.com (adi)</author>
									  <pubDate>2012-12-25 17:23:00</pubDate>
									 
									</item>

								
									
									<item>
									  <title>KLH: PROPER Lapindo Soal Komunikasi Bukan Kepantasan</title>
									  <link>http://siej.or.id/?w=article&amp;nid=441</link>
									  <description>Soal kontroversi PROPER Hijau untuk Lapindo Brantas Inc, pendirian KLH jelas, bahwa perusahaan yang juga mencemari Sidoarjo dengan lumpur panas itu pantas mendapatkannya. Kontroversi ini tak lebih soal komunikasi, kata mereka. 
</description>
									  <author>adiggm@yahoo.com (adi)</author>
									  <pubDate>2012-12-22 17:45:00</pubDate>
									 
									</item>

								
		  </channel>
		</rss>